Hubungi : Dr. Ir. Ikbal M
 Telepon: (021)5201602
 Email : ikbal_maulana@hotmail.com,

Policy Brief Kebijakan dan Manajamen IPTEK & Inovasi : Energi Terbarukan

Penulis : Dra. Wati Hermawati, MBA.,Ishelina Rosaira Poerbosisworo, S.E.,Dr. Ir. Ikbal Maulana, M.Ud


Tahun Publikasi :

Penerbit : PAPPIPTEK LIPI


Topik

policy brief; energi terbarukan ; renewable energy


Policy Brief ini mengusulkan beberapa hal yang terkait dengan keberlanjutan proyek-proyek energi terbarukan di perdesaan atau di daerah terpencil. Waktu pelaksanaan proyek energi terbarukan, terutama proyek pemerintah, relatif sangat singkat, umumnya hanya berlangsung satu tahun anggaran. Waktu satu tahun ini hanya cukup untuk membangun teknologi energi saja. Sedangkan upaya untuk melatih masyarakat agar bisa mengelolanya secara profesional dan menumbuhkan rasa memiliki di antara mereka memerlukan waktu lebih panjang. Oleh karena itu, untuk menjaga keberlanjutan sistem energi terbarukan yang dikelola oleh masyarakat, maka mereka harus diberikan kemampuan untuk mengoperasikan, mengelola dan merawat teknologi tersebut. Keuntungan yang diperoleh dari pengoperasian sistem energi tersebut harus bisa digunakan baik untuk keperluan operasional, pemeliharaan dan penggantian suku cadang. Untuk menurunkan biaya perawatan dan pemeliharaan yang dilakukan oleh pihak lain maka perlu dibangun rantai pasok, yakni dengan cara membuat penyediaan energi terbarukan menjadi pasar yang menarik bagi pebisnis untuk berinvestasi dalam rangkaian
rantai pasok energi terbarukan. Selain menjaga keberlanjutan bisnis energi terbarukan, pengelola juga sebaiknya mendapatkan kemudahan akses dana untuk menjaga keberlanjutan kinerja energi terbarukan tersebut. Akses dana dalam jumlah relatif besar akan dibutuhkan jika terjadi kerusakan parah baik karena faktor alam maupun faktor manusia.